Trending

Tanya & Jawab

Blog

Galeri

Teman jalan

Tour & Travel

Tujuan Wisata

Kehilangan Kamera Waktu Traveling

lonely_traveler
lonely_traveler, pada 11 Feb. 2010, 17.12
di Blog

"Take nothing but picture" sudah jadi kode etik yang dipegang teguh pencinta alam. Tak cuma pencinta alam, backpacker, atau traveler berbudget minim, atau traveler berkantong tebal yang lebih memilih membeli pengalaman daripada membeli barang, juga memegang teguh  prinsip itu. Menurut saya, lho.  ;D

Maka, bagi traveler, kamera adalah benda yang sangat bernilai harganya. Apa jadinya kalau hilang dalam perjalanan?

Saya mengalaminya saat jalan-jalan beberapa waktu yang lalu. Di Lombok kamera saya hilang. Foto terakhir yang diambilnya adalah foto kawan saya di gerbang perkampungan suku sasak Sade Rambitan, selain foto-foto di Pantai Areg Uling, Mawun, Kuta, dan Gili Trawangan.

Saya menyadari bahwa kamera saya hilang saat berada di kota Mataram untuk makan siang. Rasanya semua sudah diletakkan pada tempatnya dan tidak seharusnya kamera itu bisa hilang. Tapi, kawan, gak ada yang sempurna di dunia ini...

Semangat kami semua down mengingat foto-foto di kamera digital Kodak Easyshare C1013 itu sangat bagus dan berharga (ada foto bareng Caca Federica waktu sunset di sunset spot Gili Trawangan.. hehe). Yang tersisa cuma foto2 di memory 1 GB yang kebetulan sudah penuh dan saya simpan di ransel. Waktu itu rasanya mau langsung balik saja ke jogja...

Tapi akhirnya kami sadar kalau foto bukan segalanya. Pictures fade away but memories will last forever...

Apa kawan-kawan ada yang pernah punya pengalaman serupa?


Silakan login atau mendaftar untuk mengirim komentar

© backpackerindonesia.com