Trending

Tanya & Jawab

Blog

Galeri

Teman jalan

Tour & Travel

Tujuan Wisata

Bolang 3 Pulau bareng Sahabat Kecil

divia.putriana
divia.putriana, pada 4 Maret 2013, 23.45
di Blog

Rencana ke Pulau sebenarnya cuman pengen ke Pulau yang ada bentengnya itu doang. Berhubung searching mbah gugel dan nemu website backpaker yang bisa nuntun kami ke sono. Wal hasil, bisa tracking 3 pulau deh. Nih, yang pengen cari-cari tempat, agen travel, bisa melipir ke backpakerindonesia.com
Okeh deh, mulai aja deh yak gue mendongeng perbolangan minggu kemaren 3 Maret 2013.
Gue bersama sahabat kecil yang udah 11 tahun gak ketemu (bisa baca di http://disiniadadivia.blogspot.com/2013/02/teman-masa-kecil.html ), si @fitriciairen berniat mbolang. Udah jauh2 hari, kita mencari-cari ke-sana ke-mari tentang keberadaan pulau Kelor (termasuk ke dalam gugusan kepulauan seribu, yang masih nyisa peninggalan Belanda berupa galangan kapal dan benteng, Martello nama bentengnya. Udeh, cukup itu aja gue jelasin, mo detailnya tanya mbah gugel xixixi). Kita nemu travel yang nyediain one day trip to Kelor, Cipir, dan Onrust dengan harga 99.000 rebu per orang. Murah meriah euy. Langsung deh, tanpa babibu kami booking. Uang udah oke. Berangkat.
Bertolak di Dermaga Muara Kamal menuju Kelor, Cipir dan Onrust.
Pagi buta banget gue bangun. Sekitar jam 3 pagi. Gue masak mie goreng dulu, sedari itu si fitri masih bobo cantik, karena kemaren seharian jadi anak ilang, xixixixi maap ya nek :*
Lanjut mandi, bangunin si fitri. Sholat subuh. Kami start dari Depok- Stasiun Pocin (tempat kosan gue) naek KRL pertama jam 05.15 wib menuju Stasiun Kota. Kami berdua gak tahu, di mana dermaga muara kamal. Jadilah diputuskan menggunakan taksi dari stasiun Kota. Sebelumnya, kami bawa bekal dulu. Rencananya mau beli CFC. eh, CFC tutup. Ke samping ada indomaret. Eh, tutup juga. Wah, beruntung sebelahnya lagi ada Dunkin Donnut. Kami beli setengah losin aja. Lumayan buat ngisi perut seharian, dengan 1 pulau makan 1 donat hehehe. Awalnya kami kira, gak bakalan cukup itu donat. Eh, ternyata seharian main di Pulau, si perut tahu diri :D
Hampir hopeless juga untuk nyari taksi yang ke Dermaga. Nanya tukang ojeg gak tahu, malah di bilang gak ada yang namanya Dermaga Muara Kamal :/, nyetop taksi, eh malah diminta borongan sebanyak pekgo, dengan rendah hati kami menolak. Ajeee gile, mahal amat cyin. Nyari taksi ke-2 dapet yang sesuai yaitu 50 rebu. Udah gitu, supir taksinya baik pula. Baik banget deh , makasi ya bapak. Semoga semakin banyak aja orang jujur seperti bapak, amiiin.
Bermodal taksi yang baik, kami dihantarkan sampai Dermaga Muara Kamal pada pukul 07.00 WIB. Horeeeeee, kami tidak telat \:D/.
Menunggu anggota yang lain sampai jam 8 kumpul, kami berangkat. Enggg inggg engggg. Kami berlayar menuju 3 Pulau. Aaaaaaaaaaa, serasa jadi perompak seharian. Lebih tepatnya menjadi perompak penikmat indahnya pantai-pantai di Kepulauan Seribu.
Dari Dermaga cuman sebentar, 30 menit doang. Udah sampe deh di Pulau Kelor. Luas pulaunya cuman 2 Ha. Bisa kelilingin deh. Terus ada batu-batuan peninggalan Belanda, semacam jangkar, tapi bukan jangkar. Ada Benteng Martello ditengahnya. Orang-orang serempak menuju Benteng. Kami malah foto2 dulu di bibir pantai. Kami berdua, memutuskan untuk tidak ke Benteng dulu. Tapi memutar balik. Jadi, kami mengambil beberapa gambar di tempat yang lebih sepi dengan tujuan setelah agak lamaan kami motret di tempat lain, dan pergi ke Benteng sudah mulai sepi, ya benar saja. Benteng udah mulai sepi. Benteng bisa dipanjat. Tapi hati-hati ya, gue sempet kepeleset di atas benteng. Alhamdulillah gak jatoh :D. Kami berdua udah kayak tukang poto keliling, sama-sama gantungin DSLR, jepret sana-sini. Ahh, sayang gak bawa tripod. Jadi untuk mengabadikan foto berdua tidak terlalu banyak. Untung saja, ada salah satu bapak yang bersedia memotretkan kami :D. Jam udah hampir nujukin pukul 10.00, kami mencoba pergi ke pinggir-pinggir pantai yang ada bebatuan dan tembok-tembok, pastinya lagi kami motret-motret. Nah, ada insiden kecil yang lumayan bikin mata kaki bengkat dan tangan lecet. Gue kepleset di bebatuan, batu-batuan itu berjamur, sedangkan gue memakai sepatu yang terbuat dari karet, licin dong. Dan gue terpeleset, untung aja si John yang sedang gue pegang gak kepelanting kena batu. Dengan sigap dan sangat hati-hati gue saat jatoh itu, berusaha untuk menahan John terjatuh. Wal hasil gue yang malah lecet. Hehehe.
---penasaran mau liat fotonya?? Bentar yak, baca dulu ceritanya... hehehehe---
Berlayar ke Pulau Selanjutnya, Cipir. Lagi-lagi bekas Belanda, secara bok 350 tahun kita dijajah. Asal kata dari Bahasa Belanda disebut Kuijper. Pulau ini terkait erta dengan Pulau Onrust di sebrangnya. Cipir merupakan lahan bekas rumah sakit untuk perawatan dan karantina penyakit menular bagi para jemaah haji pada abad ke-19. Lebih tepatnya Cipir dan Onrust ini merupakan pusat karantina Haji pada jaman dahulu kala. Di sini, banyak bangunan2 tua dan rapuh. Bisa dikatakan udah gak keurus lagi. Gak mistis, karena kami siang hari di sini. Tapi, kalo malam hari... gue ogah deh, singgah di mari. Hiiiiii...
Sampai di Cipir, terdapat semacam dermaga untuk kapal kecil berlabuh. Ada semacam tenda warna putih gitu, lumayan bisa buat neduh. Gue juga sempet berfoto letivasi, menggunakan payung sebagai aksesoris foto. Eh, keasikan foto.. payung gue makin lama, makin diterjang angin laut. Ke-bolak-balik sampe bikin payung gue patah :/
Di sini juga ada warung kecil yang lumayan buat isi perut. Sebenarnya kami gak lapar banget, cuman haus. Eh, berhubung ada temen lain yang asyik makan mie. Kita isi perut lagi deh. Mie rebus pake telor = 8000, es teh manis = 4000. Lumayan hahaha. Di pulau ini, gue sempet mencium-cium aroma eek kucing, tapi tetep gak menyurutkan niat gue untuk makan donat lagi. Hahaha. Kan 1 pulau makan 1 donat. Cuman gue doang yang makan, si fitri katanya masih kenyang. Dasar gue perut karet XD
Level euforia hampir meredup. Karena ketek gue udah lengket ama keringet. Muka gue juga udah berasa kesengat matahari. Pokoknya mesti bawa sunblock, bila perlu SPF nya yang 45. Biar gak kebakar banget. Gue pake yg 30 doang. Hehehe.
Pulau terakhir ke Onrust. Hampir sama sejarahnya dengan Cipir. Pulau ini merupakan pulau yang terbanyak dengan pepohonannya diantara pulau-pulau yang ada di kepulauan seribu lainnya. Pulau Onrust dari bahasa Belanda yang berarti “tidak pernah beristirahat” atau dalam bahasa Inggrisnya adalah “Unrest”. Merupakan pelabuhan VOC sebelum pindah ke pelabuhan Tanjung Priok.
Di sini juga ada beberapa makam. Salah satunya makam Maria, yang kisahnya paling terkenal di Pulau Onrust. Kasih tak sampainya maria Van De Velde pada usia 25 tahun. Maria lahir di Belanda 1694 dan meninggal di Pulau Onrust tahun 1719. Maria meninggal mengenakan baju pengantinnya, menunggu sang kekasih yang akan datang dari Belanda. Penantiannya tersebut sia-sia juga seandainya Maria tidak meninggalpun, karena sang kekasih ternyata juga sudah meningga terlebih dahulu. Selain itu juga ada makam yang konon kabarnya merupakan makam dari pemimpin pemberontak DI/TII yaitu Kartosuwiryo.
Ada beberapa bangunan yang masih terawat. Kalo gak salah, salah satu bangunannya itu, merupakan rumah dinas bekas tempat dokter praktek, dan sekarang dijadikan museum pulau Onrust. Kalo di pulau ini, ada tour guide nya. Sampe di Onrust udah masuk waktu dzuhur. Gue langsung nyari toilet mau pipis dan wudhu. Eh, sekalian juga gue cuci muka. Gak cuman cuci muka, gue juga nyempetin mandi. Abisan keringet banget bok. Eh, pas muka disiram air, kok asin. Wah, pas cuci muka. Mata gue perih. Huaaaa. Airnya belum disuling T.T, jadi deh gue mandi air laut.
Kaki gue udah mulai berkonde, alis udah pegel banget. Jalan-jalan. Tetep ye, foto-foto nomor satu. Kami berdua gak ikut rombongan yang ada tour guide nya, kami malah keluyuran nyari-nyari spot motret. Huahhhh.. udah tengah hari, udah capek full. Senengnya juga. PUAS lah, dengan 99.000 rebu bisa keliling 3 pulau :D.

Perjalanan bolang kami, cukup sukses. Semoga ada beberapa kelanjutan bolang-bolang gue dengan sahabat kecil gue yang gilak laut ini...hehehehe :’)

bersama tim @hafiztrip


Silakan login atau mendaftar untuk mengirim komentar

divia.putriana
divia.putriana
divia.putriana Newbie
pd. 15 Maret 2013, 7.35

hahahahaha... lagi dong, ngadain trip2 ketempat oke... tapi yang murmer lagi... hahahahaha

:victory:

Suka 0
HafizTrip
HafizTrip
HafizTrip Sr.
pd. 13 Maret 2013, 11.30

:aselole:
terharuuu..

macan bgt ceritanya kakaa

:akhirnya:

Suka 0

© backpackerindonesia.com