Trending

Tanya & Jawab

Blog

Galeri

Teman jalan

Tour & Travel

Tujuan Wisata

Pulau Harapan II : Sepotong Asa di Teluk Jakarta

XXX
XXX, pada 8 Nov. 2013, 7.22
di Blog

[CENTER]Pulau Harapan II : Sepotong Asa di Teluk Jakarta[/CENTER]

[CENTER][SPOILER=Video] Pulau Harapan : Sepotong asa di Teluk Jakarta from wchbike on Vimeo.[/SPOILER][/CENTER]

Berawal dengan ajakan kedua kali ke Pulau Harapan, akhirnya terkumpul 29 orang yang belum saling kenal untuk bareng - bareng mencicipi keindahan Taman Nasional Kepulauan Seribu.
Kenapa sampai kedua kali? Trip pertama gw kesana cuaca rada kurang kondusif. Visibility underwater kurang jernih. Langit kurang biru. Dan belum bertemu lumba - lumba. Yaps..menurut beberapa teman yang pernah kesana sering banget ketemu lumba - lumba dalam perjalanan menuju spot snorkeling.
Jadi begini ceritanya...

Sabtu 2 November 2013
06.00 WIB. gw, bebey, kemal dan irwan sudah berada di dermaga Muara Angke lama untuk berkumpul dengan teman - teman lainnya. Kita berempat tetanggaan. Tapi gw dan bebey udah pernah ke Pulau Harapan sebelumnya. Dalam trip kali ini Bebey mengajak 8 orang teman semasa SDnya, dan gw mendapat 17 teman dari kaskuser dari berbagai usia yang berdomisili di Jakarta dan Bekasi.
Setengah jam menunggu, setengah rombongan sudah hadir ditempat. Karena long weekend, dermaga sangat penuh dengan orang yang mau berlibur ke Pulau Tidung, Pulau Pari dan Pulau Pramuka. Untungnya awak kapal sigap, seluruh rombongan dari SDnya Bebey masuk kapal duluan. Lalu setengah dari rombongan kaskuser menyusul. gw masuk kloter terakhir.
Ternyata weekend kali ini sangat ramai. Kapal yang biasa ke Pulau Harapan sepi membludak penumpangnya. Seperti trip yang lalu, terpaksa duduk di dek atas beratapkan langit bermandikan cahaya matahari ( padahal emang senengnya begini ). Hehehe... duduk di dek itu memiliki banyak keuntungan untuk yang gak takut panas dan keling. Pemandangannya setelah melewati Pulau Untung Jawa bagus.
Langit biru, laut jernih. Awal yang bagus untuk memulai perjalanan.

[CENTER][SPOILER=Berangkat][img]https://fbcdn-sphotos-d-a.akamaihd.net/hphotos-ak-frc3/1441332_10201853061961293_1126674758_n.jpg[/img]
[img]https://fbcdn-sphotos-f-a.akamaihd.net/hphotos-ak-frc3/1385940_10201853062921317_810058568_n.jpg[/img]
[img]https://fbcdn-sphotos-g-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn2/1395901_10201853063121322_1197530753_n.jpg[/img][/SPOILER]
[/CENTER]
3 jam sunbathing di dek kapal motor Milles, Harapan ekspress, akhirnya kita sampai juga. Disana sudah ditunggu pemilik homestay dan guide yang sudah gw booking dari hari Senin sebelumnya. Oiya, disini kita ambil paket yang 320.000 IDR. Kenapa ambil paket? karena pengalaman sebelumnya gak pake paket dapat makanan yang menu hidangannya kurang dengan selera. Kalo sekarang menu makanannya jelas dan enak.
Homestaynya gw pilih yang 5 kamar tidur Ac dan 3 kamar mandi dekat dengan pantai bagian belakang pulau. Rombongan dibagi menjadi 2. Rombongan teman SD Bebey mendapat 2 kamar disebelah rumah utama, gw dan kaskuser di rumah utama. Saat sampai homestay jam menunjukkan pukul 10.30 WIB. masih ada waktu 2 jam untuk makan, istirahat dan saling mengenal satu sama lain. Oiya, rombongan dari kaskuser kali ini unik.
Peserta lebih banyak berumur 25 keatas. Yang paling tua tapi masih gagah dan ganteng yaitu Pak Imam dan Istri. Serta pasangan yang paling hot dan bocor kayanya Mas Teddy sama Nufus si " Elang Bondol ". Yang paling gw suka dari open trip adalah sharing cerita. gw jadi tahu cerita - cerita baru dari orang - orang baru. Tertawa bareng layaknya sahabat lama. New trip means new friends.
Back to story... Sampai homestay menu makanan sudah tersedia lengkap. Sesuai pesanan gw. Es jeruk, nasi, sayur asem, ikan, buah semangka, air mineral dan krupuk tempe. Lezat banget...gak tau laper gak tau emang lezat pokoknya sikaaaaattt.......
12.30 kita meluncur ke dermaga untuk menaiki kapal dengan tujuan snorkelling dan hoping Island. Disini rada kocak nih karena gw bawa sun block dari salah satu merk pemutih badan jadi pas dipakai kaya pake bedak dingin. Muka, tangan sampe kaki pada putih semua, padahal yang pake cowo - cowo macho kaya gw, yunus, mas boy dan mas kaspar gitu.

[CENTER][SPOILER=Homestay][img]https://fbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/1000336_10201853063881341_397534822_n.jpg[/img]
[img]https://fbcdn-sphotos-c-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/1450316_10201853063961343_927188551_n.jpg[/img][/SPOILER][/CENTER]

Hehehe... Okeh..setelah semua masuk kapal motor dengan kapasitas 35 orang, kapal berangkat.
Terasa lega didalam kapal karena cuma diisi dengan 29 orang. Asik bisa tiduran atau selonjoran. Nah..15 menit kita berlayar, setelah melewati Pulau Putri, Kemal yang emang gak bisa diem celingak celinguk berteriak.. " Lumba - Lumba...!!!! " Spontan semua rombongan menoleh ke arah yang ditunjuk Kemal. Ya Tuhan, sirip dan sebagian badan lumba - lumba terlihat diatas air sampai 2 kali.
Hahaha...perjalanan semakin membaik. Pasti yang kemaren cancel berangkat gara - gara takut cuaca pada nyesel nih.

[CENTER][SPOILER=Di Kapal][img]https://fbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn2/1461166_10201853089641985_384811919_n.jpg[/img]
[img]https://fbcdn-sphotos-f-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn2/1459218_10201853089561983_2118728132_n.jpg[/img]
[img]https://fbcdn-sphotos-d-a.akamaihd.net/hphotos-ak-frc3/1457759_10201853089481981_268691458_n.jpg[/img][/SPOILER]
[/CENTER]
Gak lama akhirnya sampai juga di spot snorkelling pertama, Pulau Matahari. Rombongan mulai memilih alat snorkelling yang sudah disediakan. Disini gw ambil ukuran fin berdasar standar gender. Yang cewe 37 - 39. Yang cowo 42. Eh, malah yang cowo kebanyakan 42 keatas. My mistake. Sorry all....hhuhuhu..
Guide kita yang bernama Jody bersama Bebey dan Irwan memberi pengarahan cara memakai google dan snorkel yang benar dan aman. Sedangkan gw sama Kemal langsung nyebur. Tes air istilahnya. Hehehe... Air hangat. Ubur - ubur tak terpantau. Visibility sempurna. Ikan ramai. Great.... Spot yang pas buat freediver pemula seperti gw, Kemal, Irwan dan Bebey. Kebetulan sekali di spot ini sepi. Cuma ada kapal kita aja.
Satu persatu rombongan mulai turun. Dari yang gak niat snorkelling sampai yang semangat banget. Oke, sebagai pengajak trip mulai liat - liat, siapa tau ada yang kenapa - kenapa gitu. Ternyata aman. Akan tetapi... gak lama mulai ada yang ngeluh gatal. Wekweeew..pasti ulah ubur - ubur kecil nih. Ternyata bener aja. Bebey sampai bentol sebesar jari kena sengat ubur - ubur. Akhirnya gw gendong sampai ke tepian kapal, eh malah snorkelnya jatoh ke dasar laut.
Ahaha...sebel sih. Soalnya tuh snorkel gw yang beliin buat kado ulang tahunnya dia. Untung si Jody dengan sigap bisa menemukan tuh snorkel. Tapi secara keseluruhan sangat menyenangkan. Putri dan Novi mulai berani snorkelling tanpa lifevest dan mulai belajar menyelam singkat. Nufus yang awalnya gak mau nyemplung malah naik ke kapal paling terakhir. Hehehe...
Sip kan? Lanjut spot snorkeling kedua, Pulau Macan. Weee...spotnya gak jauh dari Pulau Matahari, tetapi rame banget. 5 - 7 kapal udah ada disitu. Feeling gak bakal asik disini. Ternyata bener. Kelakuan beberapa oknum wisatawan ada yang kurang ajar. Mereka bawa bekal roti dan air mineral gelas serta makan dikapal. Itu gak masalah. Yang jadi masalah mereka langsung buang di spot itu juga. Bangke... Gw langsung nyelam pungut sampah yang pada nempel di karang dan langsung gw buang lagi ke dalam kapalnya.
Sorry bro.. no toleransi buat buang sampah sembarangan di laut!! Disini gw gak begitu kerasan.

[CENTER][SPOILER=Snorkeling][img]https://fbcdn-sphotos-h-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn1/6431_10201853067641435_1016679008_n.jpg[/img]
[img]https://fbcdn-sphotos-b-a.akamaihd.net/hphotos-ak-frc3/1441480_10201853068321452_1625438638_n.jpg[/img][/SPOILER][/CENTER]

Langsung lah Hoping Island ke Pulau Gosong. Walaupun namanya pulau tapi sebenernya Pulau Gosong itu kaya gundukan pasir yang nongol ditengah laut. Yang pernah ke Karimun Jawa pasti tau. Cuma beberapa menit perjalanan dari Pulau Macan. Oalah...sampe sana gw melongo lagi. Bukan karena rame. Tapi di Pulau Gosong udah ada yang jual gorengan. Aahahaha.... ini penduduk dari mana ya? Tau aja pada lapar abis snorkeling.
Pada dasarnya sih gw gak setuju, cuma gw liat penjualnya telaten banget bersihin sampah bungkus gorengan di situ. Yah, mau gimana lagi? Mungkin ekonomi yang memaksa mereka. Akan tetapi, kehadiran penjual gorengan tetap gak mempengaruhi keindahan saat itu. Langit biru, air jernih, teman baru yang menyenangkan dan......... Nemo!!!! Yaks.. Clown fish atau Nemo. Selama gw snorkeling gak pernah beruntung ketemu ikan ini. Dan sekarang gw nemuin di Pulau Gosong. Gak nyangka!!
Cuma karena iseng gara - gara liat airnya yang jernih banget, gw snorkeling disini. Eh ternyata disini lebih banyak ikan warna - warni..!! Hahaha... Nice.. Setelah puas snorkling dan foto - foto, lets cusss to Pulau Bulat, Hunting Sunset spot.

[CENTER][SPOILER=Pulau Gosong][img]https://fbcdn-sphotos-f-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn2/p206x206/1456002_10201853064921367_188059259_n.jpg[/img]
[img]https://fbcdn-sphotos-c-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn2/1465399_10201853065601384_248700727_n.jpg[/img]
[img]https://fbcdn-sphotos-h-a.akamaihd.net/hphotos-ak-frc1/576593_10201853064601359_207341867_n.jpg[/img][/SPOILER]
[/CENTER]
Sesampai Pulau Bulat gw cuma abisin waktu di warung. Warung Ibu gw nyebutnya karena waktu itu pernah nebeng kapal bareng gw dari Pulau Harapan ke Pulau Bulat. The best spot for coffe after snorkelling ever. Walaupun kopinya cuma kopi sachet. Liat jam ternyata udah pukul 18.00 WIB.
Saatnya balik ke homestay. Bayar tambat kapal 10.000 IDR perkapal dan berlayar saat memasuki malam.

Seperti biasa, saat memasuki homestay sudah ada makanan tersedia. Teh manis, Nasi, Ikan yang sangat banyak, Cumi Goreng Tepung, Sayur Sop, Buah Melon, Krupuk Tempe dan Air Mineral. Sikat ..... yang lain mah sikat. Gw ngurusin pembayaran homestay dan lain lain dulu. Sampe baru bisa mandi jam 21.00 WIB. Hiburan di Pulau Harapan kalau malam berpusat di dermaga. Banyak jajanan lesehan dan karaoke dangdut. Sebagian rombongan pergi kesana. Tetapi gw dah capek banget. Dari Jumat belum sempet tidur. Kemal malah udah tepar dibangku teras.
Gw memilih untuk ngobrol bareng Jody, tentang mistisnya laut. Hiiiiiiii.... Rombongan mulai balik ke homestay jam 22.00 WIB. Akhirnya gw ke dermaga juga karena mau bayar sisa duit trip kemaren yang salah itung. Hehehe... Beli es kelapa muda deh di dermaga sama gorengan Telor Kilik Rasa Cinta yang tenar se Pulau Harapan. Gak berasa nonkrong di dermaga sampai jam 23.30. Mata sepet. Akhirnya balik ke homestay dan udah pada tepar juga. Ok..time to bed. with smile in my face,

[CENTER][SPOILER=Jajanan favorite][img]https://fbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/1452346_10201853061721287_1644009426_n.jpg[/img][/SPOILER][/CENTER]

Minggu, 3 November 2013
Terbangun pukul 05.30. Ternyata anak - anak cewe udah pada balik dari liat sunrise. Mendung. Gak ada sunrise jadinya. Bikin kopi biar segar. Dan meluncur ke pantai dibelakang pulau. Disini ada homestay juga yang kemaren trip gw pake. Cuma udah keduluan jadi gak bisa nginep disitu. Cuaca emang mendung parah. Angin juga kencang. Tapi feeling gw kuat di sekitar sini gak bakal hujan. Pasti dengan awan sehitam itu sudah hujan duluan sebelum sampai Pulau Harapan. Disini gw nongkrong sama Mas Teddy, Irwan, Kemal, Mas Widya dan Nufus. Bercanda ala bocah.

[CENTER][SPOILER=Dermaga][img]https://fbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn2/1450283_10201853065921392_1580246445_n.jpg[/img]
[img]https://fbcdn-sphotos-c-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/1461057_10201853122922817_1307732273_n.jpg[/img][/SPOILER][/CENTER]

Oke guys, hari kedua. Acaranya hoping island aja. Gak pake snorkeling. Dari berbagai pulau, akhirnya gw pilih Pulau Kotok atau Pulau Elang Bondol. Berhubung dari cewe - cewe rombongan SD yang telat bangun. Akhirnya berangkat ke Pulau Kotok pukul 08.00 WIB. Diluar dugaan juga kalo Pulau Kotok itu jauh. 45 menit perjalanan kiranya. Sekedar info, Pulau Kotok merupakan pulau rehabilitasi Elang Bondol. Elang Bondol yang diambil dari pemelihara hewan liar direhabilitasi disini. Pulaunya penuh dengan pohon besar. Kalau ditengah pulau terdengar berbagai macam suara spesies burung.
Serasa masuk ke Jurassic Park. Oiya, disini juga ada tulang Paus Orca kecil. Dulu katanya terdampar di sekitar Taman Nasional Kepulauan Seribu. Mulai berpikir, kalau sampai Paus Orca bisa sampai sini, berarti kelestarian biota laut masih terjaga banget dong. Mungkin. Secara disini jauh lebih bersih dari Pulau Tidung atau Pulau Pramuka. Dan yang gak disangka, rombongan gw tertarik dengan Pulau Kotok ini. Mereka menjelajahi pulau sampai ke dalam, bahkan mas Imam sampai bentol - bentol digigit nyamuk. Gw sangka bakal bad mood, karena disini lebih banyak unsur pendidikan dibanding wisatanya. Masuk Pulau Kotok sebenarnya kena retribusi 2500 IDR per orang.
Tetapi gw hanya diminta donasi yang ditulis di buku tamu resmi dan uangnya masuk ke dalam kotak. Kalau emang ini uang untuk yang urus elang - elang itu gw rela kok. Di sebuah pulau hanya berdua, mengurus elang, kalian dapat salute dari gw bro.

[CENTER][SPOILER=Pulau Kotok][img]https://fbcdn-sphotos-g-a.akamaihd.net/hphotos-ak-frc3/p206x206/1456697_10201853066321402_2146313939_n.jpg[/img]
[img]https://fbcdn-sphotos-a-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/551338_10201853066881416_1970631611_n.jpg[/img]
[img]https://fbcdn-sphotos-c-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/1422346_10201853067161423_328198348_n.jpg[/img][/SPOILER][/CENTER]

Waktu sudah menunjukkan pukul 9.45 WIB. Saatnya pulang. Bergegas ke homestay untuk packing. Disini Yunus ketiban apes. Dompetnya yang ditaruh di kantong belakang sepertinya jatuh ke laut. Tapi tuh anak masih senyam senyum aja. Apa emang mukanya senyum melulu ya? Sebagian rombongan ada yang mandi sebelum pulang. Gw lebih memilih untuk mandi dirumah aja biar gak ribet. Kapal motor Miles sudah siap berangkat. Tetapi beberapa dari rombongan SD Bebey masih ada yang mandi. Hemmm... pasti terlambat dan gak kebagian tempat. Dan betul. Sampai didermaga kapal sudah penuh. Rombongan gw sudah terpencar karena ada yang masuk kapal duluan.
No problemo..gw samperin satu - satu dari mereka karena semua tiket ada ditangan gw. Akhirnya saatnya berangkat. Gw dapat tempat favorit gw diatas dek. Beberapa cewe di tempat nakhoda dan sisanya ada didalam. Selamat Jalan... Pulau Harapan selalu memberi kenangan buat gw. Thanks.... Eh, belum sampai sini ceritanya. Baru beberapa menit kapal berlayar. Hanya beberapa puluh meter dari dermaga. Saat penumpang lain masih mencari posisi duduk yang enak dan masih disibukkan dengan barang bawaannya. Gw melihat sesuatu yang melompat. Tuhan...!! "Lumba - lumba!!!", seru gw. Kontan penumpang lain menoleh kearah yang gw tunjuk. Kali ini bukan dua lumba - lumba.
Tapi satu kelompok! Antara 5 - 6 ekor. Gw teringat kata Jody, kalau ada lumba - lumba tepuk tangan, biasanya dia akan mengikuti kita. Rombongan gw mulai bertepuk tangan. Dan lumba - lumba tersebut sempat berenang kearah kita! Gilaa...ini trip pertama gw dimana gw bisa dua kali ketemu lumba - lumba. Bahkan sampai saat mau pulang, seakan mengucap Selamat Jalan kepada kami. Senyum merekah tambah lebar. Panas terik sudah gak berasa. 3 jam lagi sampai di kota Jakarta. Dengan banyak kenangan, sejuta cerita, dan teman baru yang berawal dari Pulau Harapan.

Thanks to : Bebey, Irwan, Kemal, Mas Imam dan Istri, Mas Teddy dan Nufus, Mas Widya dan temannya, Mas Boy, Mas Kaspar, Lenti dan kawan - kawan, Sarah dan kawan - kawan, Mba Yani, Mba Adriya, Yunus dan rombongan SD Dozen +

[CENTER][img]https://fbcdn-sphotos-h-a.akamaihd.net/hphotos-ak-frc3/1461790_10201853147603434_1066991077_n.jpg[/img][/CENTER]


Silakan login atau mendaftar untuk mengirim komentar

© backpackerindonesia.com