Beberapa Hak Penumpang Jika Pesawat Delay
Mungkin sebagian dari Anda pernah mengalami delay saat traveling menggunakan pesawat. Delay memang sangat menyebalkan. Sering kali waktu Anda banyak terbuang karenanya. Selain rugi waktu, seringkali Anda juga bisa rugi secara materi. Namun mungkin sedikit dari Anda yang tahu bahwa ada hak-hak penumpang pesawat yang harus dipenuhi oleh maskapai saat pesawat delay. Ada beberapa kompensasi yang wajib diberikan oleh pihak maskapai kepada penumpang. Semua itu diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor: KM 25 Tahun 2008. Berikut beberapa hak penumpang jika pesawat mengalami delay:
Delay antara 30-90 menit
Jika pesawat mengalami delay penerbangan selama 30-90 menit maka penumpang berhak mendapatkan makanan ringan dan minuman yang wajib disediakan oleh pihak maskapai.
Delay antara 90-180 menit
Jika pesawat mengalami delay selama 90-180 menit maka penumpang berhak mendapatkan makanan ringan, minuman, makan siang atau makan malam serta berhak meminta pemindahan ke penerbangan berikutnya dari maskapai yang sama atau maskapai lainnya. Penumpang berhak pula untuk pindah ke penerbangan dengan jadwal yang berbeda.
Delay lebih dari 180 menit
Jika pesawat mengalami delay lebih dari 180 menit maka penumpang berhak mendapatkan minuman, makanan ringan, makan siang maupun makan malam malam serta berhak untuk beralih ke penerbangan berikutnya atau maskapai lain. Namun jika peralihan penerbangan tersebut tidak dapat dilakukan maka penumpang berhak mendapatkan fasilitas akomodasi kepada untuk dapat diangkut pada hari berikutnya yang tentunya hal tersebut merupakan kewajiban maskapai untuk menyediakannya. Hal ini juga berlaku untuk pembatalan penerbangan dari pihak maskapai.
Jika terjadi delay lebih dari 180 menit atau pembatalan penerbangan oleh pihak maskapai namun penumpang menolak untuk beralih ke penerbangan lain dengan maskapai yang sama atau maskapai lain maka pihak maskapai wajib mengembalikan sejumlah uang tiket yang telah dibayarkan oleh penumpang. Namun demikian, pihak maskapai diperbolehkan mengambil tindakan lain jika memang maskapai tersebut mempunyai kebijaksanaan lain yang memberikan kompensansi lebih baik dari ketentuan tersebut demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada penumpang.
Sumber: www.utiket.com
[quote=FeryChaz]Ane baru tau nih, ternyata klo delay dapet minuman dan makanan ringan yak.. Tahun kemaren pernah ngerasain delay hampir sejam. Tp, ane ga dpet apa2 :kecewa:
kirain itu sesuatu yg wajar :jotos:[/quote]
memang banyak peraturan tertulis yang tidak terealisasikan gan :capek:
btw waktu itu dijelaskan nggak delay nya karena apa?
Ane baru tau nih, ternyata klo delay dapet minuman dan makanan ringan yak.. Tahun kemaren pernah ngerasain delay hampir sejam. Tp, ane ga dpet apa2 :kecewa:
kirain itu sesuatu yg wajar :jotos:
@HANDAYANTO : sip, thx sharing pengalamannya :jempol: bukan suatu hal yang mengherankan jika sebuah peraturan berbeda dengan realisasinya :capek:
>kl penerbangan domestik paling2 delay cm bbrp jam/sbentar,
jd gk heran donk kl cm dikasih snack ama air mineral:
>ada lg bbrp wkt yl kejdian yg penumpangx demo krn delayx gk
diberitahukan sblmx, shg rame2 buka pintu pswt sndri..hehehehe..
slnjtx gmn sy gk tw?!
>trs kjadian sy flight ke KL dr Jkt dg maskapai neg itu,eh tiba2 mw di delay
emang ktx sih sering delay pswtx, jd sy jg ngotot sm ptgs bag check in, dan
negasin kdu brkt skg, coz sy return ke Jkt bskx (cm buang kentut aja di
KL)..kn lmyn murah tuh trbg dg tarip promo (lowest fare), ya udh lama sih
kjdianx kira2 th 2009 yl..dg pswt MAS Boeing 330.
Akhirx utk nunggu bbrp jm, kt diberi tiket mkn & minum spuasnx di
restaurant terkenal di dlm area Bandara Int. Soeta (bebas mmilih jenis
makanan & minumanx)..walau hrgx mahal skalipun.
>bicara soal klaim, emang pem udh membuat regulasi spt yg udh disebutkn,
ya mksdx agar maskapai jgn sewenang-wenang thd penumpangx.
>Apalagi dg adanya tarip promo,mk jdx utk smua-muax jd promo jg hehehehe
alias murah, otomatis murah jg termasuk pelayanan/service kpd penumpangx,
bahkan keselamatn penerbanganx.
>dg adax Permenhub itu blm bs mengatasi keadaan mslh di lapangan yg sbnrx.
Contoh kasus :
1.Jk kt brkt dr dlm neg utk ke LN dg pswt lokal,bgmn dg delay saat paket
liburan ke SIN/KL/HK?!
2.Apakah Kepmenhub itu udh di uji di pengadilan?!
3.Mis.lg mslh cuaca buruk,kl kslhn maskapai apa gk ada klaim/kompensasi,
pilot trlmbt dtg,bgmn kt bs tau kl itu kslhn maskapai,terkait asuransi
trbg jg jd mslh ttg klaim adanya delay...
4.Bs gk klaim kl kt under booking tp trbgx nanti/bsk/lusa
5.apakah aturan penerbangan kt itu udh dibuat dg matang/diuji,
terutama terkait dg klaim delay trbg, khususx perlindungan tambahan utk
penumpang.
6.yg krusial adlh klaim yg sebanding, mksdx kl kt brkt/take off 4 jam trlmbt
dan nympe di tujuan 2 jam lbh dr wkt normal semula, mk shrsx kt bs mendpt
knkompensasi utk ini.
7.Regulasi itu cm memuat kompensasi penundaan/delay penerbangan bkn pengem
balian tiket pswt.Artinya klaim bs diajukan seberapa lama delay dan jarak
tempuh dr dan ke tujuan,shrsx regulasi kompensasi jg menyangkut lm delay
jarak tempuh terbang,ini berlaku utk per orang, dan jk brsm klg klaim di
jukan sbnyk kl yg ikut (mis 4 org,klaimx ya di kalikan 4).