Backpacker Indonesia

Forum

Cari teman jalan Tanya & Jawab Blog Galeri Tour & Travel Semua forum
Jelajah
Trending Tags Tujuan wisata Singgah

Mau share saya baru nemuin tempat wisata gratiss di Jakarta Galeri Indonesia

· 0 dilihat · di Tanya & Jawab
Pesan


Ingin tahu keanekaragaman seni budaya, pariwisata, kuliner, dan alat musik daerah yang berada di Indonesia tanpa berpanas-berpanasan ria dan GRATIS? Galeri Indonesia Kaya tempatnya. Letaknya strategis di jantung kota dan dekat dengan salah satu ikon terkenal kota Jakarta, kolam berbentuk lingkaran dengan air mancur serta Patung Selamat Datang yang berdiri menjulang ditengahnya, Bundaran HI (Hotel Indonesia).

Saya berangkat dari Kelapa Gading menuju Thamrin dengan bis TransJakarta, memakan waktu kira-kira satu jam setengah. Naik bis tujuan Tj. Priok - Pluit dari halte Sunter kemudian transit di Jakarta Kota naik lagi bis yang ke arah Blok M dan turun di halte Tosari. (Karena sejak Januari halte HI ditutup untuk keperluan pembangunan stasiun MRT-www.jpnn.com)

Jalan kaki melewati jalan Kebon Kacang, saya langsung menuju pusat perbelanjaan Grand Indonesia melalui west mall. Tanpa pikir lagi saya tanya letak lift menuju lantai delapan ke pria berkopiah hitam dan dibaju merahnya berselendangkan tulisan “Ask me” yang sedang berdiri disamping pintu masuk GI. Untuk menuju Galeri Indonesia Kaya saya harus ke lantai 5 terlebih dahulu kemudian naik eskalator katanya.

Saya mendekati meja kayu customer service yang berada di pojok kanan gerbang masuk, untuk menyakinkan hati saya langsung tembak tanya biaya masuk ke petugasnya, “gratis, mba. Silakan masuk aja mba, ini jadwal acara selama bulan Juli.” Jawabnya. Dalam hati berbisik-bisik, “beneran ya gratis.. kok bisa ya gratis, di dalam mall lagi tempatnya.”

Melangkahkan kaki pertama kali, tiba-tiba saya disambut dengan salam dan senyum ramah dari pasangan penerima tamu yang berpenampilan seperti abang none Jakarta, dua menit kemudian tampilan panel layar digitalnya berubah menjadi penerima tamu yang mengenakan pakaian-pakaian daerah seperti dari Jawa, Kalimantan, Makasar, dan Sumatera Barat.

Saya pandangi persegi panjang seperti cermin seukuran badan orang dewasa yang diatasnya bertuliskan Selaras Pakaian Adat. Pemirsa, ternyata dengan menggerak-gerakkan tangan ke udara mengikuti instruksi dua lingkaran merah yang muncul di cermin digital itu saja, saya bisa gonta-ganti pakai beberapa baju-baju daerah.

Selanjutnya, saya menemukan peta Indonesia dan bisa mengeksplorasi berbagai macam pariwisata, kuliner, budaya di berbagai provinsi melalui layar kaca pintar Indonesia.

Misalnya tari Cendrawasih dan upacara Melasti dari Bali, candi-candi di Yogyakarta sekitarnya, dan juga ragam kuliner dari Nusa Tenggara Timur dengan Jagung Asapnya melalui foto-foto yang ditampilkan secara menarik dan padat informasi.

Nah, kalau kangen dengan mainan congklak ada juga loh versi virtualnya di layar Ceria Anak Indonesia, bisa bermain berdua atau kalau datangnya sendirian, ya main dengan komputer. Di ruangan ini pun ada sebuah piano putih yang bisa kita gunakan.

Galeri Indonesia Kaya juga dilengkapi auditorium berkapasitas 150 orang. Auditorium ini sering dipakai untuk pentas tarian daerah, drama tarian daerah, ataupun drama musikal.

0 komentar

Ikut ngobrol? Masuk dulu untuk menulis komentar. Masuk Daftar

Belum ada komentar. Mari pecahkan keheningan! Bagaimana pendapat atau pengalamanmu terkait topik di atas?

Masuk untuk berkomentar