Trending

Tanya & Jawab

Blog

Galeri

Teman jalan

Tour & Travel

Tujuan Wisata

Open Trip to Pangandaran (Green Canyon) 5-7 Dec 2014

climbinglover
climbinglover, pada 9 Nov. 2014, 8.58
di Cari teman jalan

Start: 5 Des. 2014, 12.30

Open Trip to Cukang Taneuh (Green Canyon)
Pax Price
30 Pax 775.000
25 Pax 835.000
Include:
• Tourism Bus with AC + tol + parking
• Guest House
• Body rafting package
• Tourism entrance fee
• Meals 4x
• Mineral water
• Life vest
• Guide
Exclude:
• Souvenir
• Personal expenses
• Private Medicine
• Tourism route changes that will spend more expenses
• Life Insurance
Activities:
• Body rafting
• Beach exploring
• Trekking
ITINERARY
Day 01 – 05 Des 2014

Berkumpul di Dunkin Donut Plaza Semanggi jam 19.30. Berangkat ke Pangandaran
Day 02 – 6 Des 2014
07.00 Tiba di Pangandaran, sarapan (1). Setelah itu langsung ke Cukang Taneuh untuk melakukan body rafting. Makan siang (2). Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju the hidden beach untuk bermain air dan menikmati keindahan matahari terbenam di pantai yang masih jarang dihampiri wisatawan. Kembali ke hotel, mandi dan makan malam (3).
Day 03 – 07 Desember
Sarapan (4). Berangkat menuju Pangandaran dan menikmati bermain air di sekitar situ. Puas bermain di pantai, saatnya untuk trekking melintasi cagar alam dan bermain ke air terjun di Teluk Pananjung. Kembali ke wisma untuk check out dan makan siang di sekitar pantai.
Tourism Destination:
• Cukang Taneuh/Green Canyon
Cukang Taneuh yang lebih tenar dengan nama Green Canyon (ngarai hijau) merupakan sungai yang terbentuk dari erosi tanah akibat aliran Sungai Cijulang. Obyek wisata yang merupakan salah satu andalan dari Kabupaten Ciamis ini terletak di kawasan Kabupaten Ciamis. Sungai ini mengalir menembus gua yang tampak tua dengan ornament seperti stalagtit dan stalagmite yang tumbuh di langit-langit gua. Ornamen tersebut merupakan tanda bahwa umur dari gua tersebut mencapai jutaan tahun. Adanya aliran air yang masih terus menetes di dalam gua menunjukkan bahwa akan terus terbentuk ornament baru di masa yang akan datang.
Cukang Taneuh, yang artinya adalah ‘jembatan tanah’ berasal dari bahasa asli dari masyarakat setempat. Meskipun pada akhirnya lebih tenar dengan nama Green Canyon, namun saya lebih suka menyebutnya dengan nama aslinya. Kesan etnis budayanya terasa lebih kental dan saya menyukainya.
Pesona alam kawasan Cukang Taneuh yang diapit oleh dua tebing berbatu dan rimbunnya pepohonan memberikan suasana yang begitu tentram dan nyaman. Berenang di dalam air yang hijau dan melintasi tebing-tebing batu, bagaikan berada di belahan dunia yang berbeda. Keasikan bermain di dalam jeram ombak juga menjadi atraksi sendiri bagi peserta body rafting. Aktifitas ini akan ditutup dengan melompat dari tebing batu ke dalam sungai. Saya pernah melakukannya, tapi cukup sekali saja. Daripada sport jantung, saya memilih berenang menikmati air yang segar dan indahnya pemandangan.
• Pantai Pangandaran
Pantai Pangandaran adalah salah satu pantai yang juga terletak di Kabupaten Ciamis. Saya rasa nama pantai ini sudah demikian tenarnya, meskipun belum pernah ke sana pasti sudah pernah mendengar namanya. Pantai ini katanya mendapatkan gelar pantai terbaik di kawasan Propinsi Jawa Barat. Uniknya, di sini kita dapat menyaksikan matahari terbit dan terbenam di suatu tempat yang sama. Selain itu kita dapat melakukan trekking di Cagar Alam Pananjung yang merupakan bagian dari Pantai Pangandaran. Apabila waktu memungkinkan, kita dapat mengunjungi gua-gua yang terdapat di dalamnya seperti Gua Panggung, Gua Parat, Gua Sumur Mudal dll. Selain itu, terdapat juga mata air dan pantai yang berpasir putih.
• Pantai Tersembunyi
Pantai Karang Nini adalah ‘hidden beach’. Terletak sekitar 9 km dari Pangandaran . Pantai yang membentang luas dan berkarang ini memiliki cerita legenda yang diceritakan turun-temurun oleh masyarakat. Konon karang yang menjulang di pinggir pantai itu adalah sosok dari seorang nenek yang setia menunggu suaminya dari laut. Karena cintanya kepada si kakek, ia minta untuk bersatu bersama sang kakek yang telah meninggal. Kemudian ia diubah menjadi karang.
Pantai ini biasanya digunakan untuk ‘surfing’ karena ombaknya yang tinggi. Beberapa tahun lalu, kawasan pantai ini dihantam oleh tsunami.
Terms & Conditions
• Pendaftaran akan dianggap valid apabila peserta telah membayar uang muka 50%.
• Uang muka tidak dapat dikembalikan apabila terjadi pembatalan dari pihak peserta
• Uang muka akan dikembalikan apabila terjadi pembatalan dari pihak Indogenous yang disebabkan oleh apapun itu.
• Pelunasan pembayaran dilakukan paling lambat 1 minggu sebelum keberangkatan
• Pelunasan tidak dapat dikembalikan apabila peserta membatalkannya 3 hari sebelum keberangkatan
• Keikutsertaan dapat digantikan oleh orang lain
• Sebagai travel planner, kami berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik dan memuaskan.
• Sebagai travel planner, kami tidak dapat dituntut apabila terjadi sesuatu yang di luar kuasa kami seperti kehilangan, kerusakan, kecelakaan, mogok, penundaan, macet, dan perubahan acara yang disebabkan oleh bencana alam, cuaca, kerusuhan, dll.
• Sebagai travel planner, kami dapat mengubah jadwal keberangkatan, transportasi, akomodasi dan acara wisata, restoran, dll apabila diperlukan. Demi terlaksananya seluruh acara.
• Pembayaran dapat dilakukan dengan uang muka sebesar 50% dari total harga kurang lebih 1 minggu sebelum keberangkatan.


Silakan login atau mendaftar untuk mengirim komentar

© backpackerindonesia.com