Trending

Tanya & Jawab

Blog

Galeri

Teman jalan

Tour & Travel

Tujuan Wisata

Tags

Bertamasya ke Negeri Orang Kaya Baru (Malaysia)

naniason
naniason, pada 16 Nov. 2012, 14.51
di Tanya & Jawab

Maaf sebesar2nya buat semua teman2 BPI, mohon perhatianya sejenak ya..,Langsung ke TKP aj nih.. :).Kebetulan saya jg berencana dalam waktu dekat akan mengunjungi beberapa negara Asean (pertama ke LN nih..) trmsuk Malaysia.Tadi sewaktu mencari referensi ttg negri jiran tsb,scara tak sengaja saya menemukan sebuah artikel yg isinya kurang lbh berbunyi : "Cobalah anda sesekali mengunjungi Kuala Lumpur bagi yang belum pernah atau datang sekali lagi bagi yang sudah pernah tetapi dengan mengikuti petunjuk berikut. Bila anda datang ke malingsia, cobalah anda sesering mungkin bertanya kepada petugas tiketing Komuter, atau pengemudi bus RapidKL, security bank, petugas hotel, petugas teller bank, petugas tiketing, polisi, petugas imigrasi, petugas KLmonorail, bahkan pramugari. Cobalah untuk bertanya atau sekedar beramah-ramah dengan mereka. 100% saya yakinkan. Anda tidak akan mendapat apa yang anda inginkan, yaitu keramahan. Apalagi senyuman. Dan cobalah gunakan Bahasa Indonesia, saya yakinkan lagi 110%, anda akan terpana melihat sentuhan TRULY ASIA mereka (Arogan, Sombong, Intimidasi, Angkuh). Ini juga kerap berlaku di restoran, kedai makan, kedai runcit (toko kelontong) dan tempat-tempat lainnya yang menyediakan jasa public service. Kalau anda mendapat pelayanan yang baik, mungkin hari itu anda sedang beruntung. untuk jelasnya baca artikel berikut (http://www.topix.com/forum/world/malaysia/TRHH3QOMAFK66H0DD ) nah.. berhubung banyak dari friends BPI yg ingin kemari,setidaknya bila nanti mengalami kejadian seperti diatas, anda2 tak perlu lagi terkejut :) Maaf nih gak ada maksud apa2,(NO SARA) hanya sekedar berbagi uncomfortable Tips :) yg mgkin perlu sj teman2 ketahui.Benar tidaknya kita buktikan di TKP aj ya .. Bagaimana ? He2 :)


Silakan login atau mendaftar untuk mengirim komentar

siufongfong
siufongfong
siufongfong Sr.
pd. 22 Nov. 2012, 18.22

sampai dimana harus kita merendah diri? lol!
sampai pulau kita dirampas? sampai budaya kita dicuri?
rasa sayange, rasa sayang sayange ada batasnya?
bisa rendah diri, jangan sesekali pun rendah martabat.
thats all from pakcik, serendahrendahnya mengundur diri. :-)

Suka 0
naniason
naniason
naniason Jr.
pd. 22 Nov. 2012, 17.52

[quote=Fadhil Ali]Dan yang paling penting; bukan urusan kita mereka mau ramah atau nggak. Tapi adalah kewajiban kita menampilkan karakter bangsa Indonesia yang santun, ramah, murah senyum, dan sopan. Dunia juga tahu.[/quote]

siip :victory: yg jelas tunujkan bahwa kita orng Indonesia lebih ramah dan santun yaaa.... :hore:

Suka 0
Fadhil Ali
Fadhil Ali
Fadhil Ali Pro.
pd. 22 Nov. 2012, 12.53

Nggak bisa dijugde secara pukul rata juga sih.
Cuma sekadar sharing, jujur aku memang pernah ngalami hal yang kurang menyenangkan. Waktu di Penang aku pernah dibentak sama supir bus, nggak tahu kenapa, padahal kan jelas itu daerah turis, banyak turisnya. Aku juga sempat lihat kenek bus sewot2 dan berbicara dengan nada yg nggak enak didengar hanya karena seorang penumpang (warga Malaysia sendiri) salah naik bus, padahal masih di terminal.
Tapi aku juga ketemu warga yang ramah dan helpfull kok. So intinya, orang yg nggak ramah itu tetap hanya oknum, di mana-mana juga ada. Semoga aja ente ntar banyak nemu yg ramahnya.
Tips saya, kalau mau menilai secara keseluruhan, lihatlah ke masyarakat lokalnya, misalnya pedagang, orang yang ditemui di jalanan, pelajar, dsb. Bukan orang yg kerja di bidang pelayanan publik, seperti hotel, imigrasi, dll, sudah jelaslah mereka mesti ramah krn memang itu tugas mereka. Tapi kalau sampai yg kerja di sana nggak ramah juga, wahh...nggak tahu deh.
Dan yang paling penting; bukan urusan kita mereka mau ramah atau nggak. Tapi adalah kewajiban kita menampilkan karakter bangsa Indonesia yang santun, ramah, murah senyum, dan sopan. Dunia juga tahu.

Suka 0
siufongfong
siufongfong
siufongfong Sr.
pd. 21 Nov. 2012, 7.28

pakcik slalu ucapkan ke wnm yang bedakan layanan hanya ke wni :

yang baik kundi
yang merah saga
yang baik itu budi
yang indah itu bahasa
terima kasih ya saudara/saudari (dengan senyuman) !

:-)

Suka 0
naniason
naniason
naniason Jr.
pd. 20 Nov. 2012, 7.59

[quote=phyta]Kata temen saya yang dah beberapa kali ke KL sih ini karena kami masuk KL via LCCT yang notabene terminalnya pesawat low-budget, tapi kalo lewat KLIA airport sih katanya petugasnya lebih ramah.

Nah, baru seminggu yang lalu saya ke Johor Bahru dengan bus dari Singapore. Ternyata petugas imigrasinya sangat ramah dan suka senyum.[/quote]

:hahai: mgkin benar kata teman phyta tuh..soal pikir petugasnya klu kita pake AA/airlines low budget mikirnya kita kere kali ya.. :akhirnya:

nah klu yg trakhir tuh.. officernya pasti ada maunya ... :hahai:

[quote=siufongfong]
sudah cukup sudah sampai disini saja pakcik celoteh hari ini.
god bless[/quote]

bisa balajar banyak ma pak cik nih ... :victory:

Suka 0
siufongfong
siufongfong
siufongfong Sr.
pd. 20 Nov. 2012, 7.51

pakcik antar PM.

Suka 0
naniason
naniason
naniason Jr.
pd. 20 Nov. 2012, 7.37

[quote=siufongfong].
pakcik dah tahu perangai orang malaysia. lol![/quote]

ccckkk.. :capek: mang jelasnya macam gmn tuh pakcik? :stres:

Suka 0
siufongfong
siufongfong
siufongfong Sr.
pd. 19 Nov. 2012, 13.00

dulunya ya sg dan malaysia 1 negara.
di sg orang melayunya mayoritas ramah2. kenapa ya? karna dah budayakan courtesy campaign nya.
orang melayu di sg lebih fasih dalam BI daripada orang malaysia, kenapa ya? bahasa melayu di sg dan di malaysia ga ada bedanya, tapi kenapa orang melayu di sg lebih ramah? karna budayakan courtesy campaign.
aku di sg gunakan BI ama orang melayunya dan layanan diberi lebih ramah. ga berbicara bahasa inggris ama orang melayunya ga masalah. kenapa ya? kenapa berbicara dalam BI lebih masalah di malaysia daripada di sg dengan orang melayunya? ga beda ya orang melayu di malaysia ato sg. 1 rumpun 1 bahasa tapi beda budaya.
kenapa layanan petugas imigrasi di KLIA dan LCCT beda ya? darah tourist yang pake LCCT beda warnanya ya?
kenapa layanan petugas imigrasi di bandara Changi dan budget terminalnya (ga ada lagi skarang sejak sep'12) ga beda? karna budayakan courtesy campaign.
lumayan tourists WNI ke sg dan thai juga. tapi kenapa blog2 referensi layanan rendah khusus diberi ke WNI dikit banget ya jika dibandingkan dari malaysia? google aja dan cek hitnya!

sudah cukup sudah sampai disini saja pakcik celoteh hari ini.
god bless

Suka 0
yesitea
yesitea
yesitea Jr.
pd. 19 Nov. 2012, 12.17

[quote=siufongfong]salam kenal yesitea
mungkin orang yang bantuin kalian tu ga wnm karna dua2nya gunakan bahasa inggris ya? :-)
di kl banyak juga warga filipina dan myanmar yang dah bermukim disana bertahuntahun. wajah mirip wnm dan kalo ga berbicara BM ga pasti aslinya.
pakcik dah tahu perangai orang malaysia. lol![/quote]

Ktmu jg dgn wnm krn pas aku tanya pake inggris, mrka kurang cakap. Aku ajak ngobrol pke bhs Indo malah lebih welcome ksh infonya. Ttp ada yg baik kok, hehe. yg penting qt senyum, and the world will smile too :).

Suka 0
phyta
phyta
phyta Pro.
pd. 19 Nov. 2012, 10.57

Ikutan sharing ya...
Pertama kali ke KL saya juga dah dibikin BT ama petugas imigrasi (yg atur antrian, bukan yang cek dokumen) di LCCT airport yang super galak. Tampangnya sih Melayu dan berjilbab, tapi nggak ada ramah2nya. Kalo petugas yang cek dokumen (tampang India) sih lumayan (gak ada senyum tapi gak galak). Kata temen saya yang dah beberapa kali ke KL sih ini karena kami masuk KL via LCCT yang notabene terminalnya pesawat low-budget, tapi kalo lewat KLIA airport sih katanya petugasnya lebih ramah.

Nah, baru seminggu yang lalu saya ke Johor Bahru dengan bus dari Singapore. Ternyata petugas imigrasinya sangat ramah dan suka senyum. Saya sempat baca di dekat mejanya tertempel motto/slogan salah satunya untuk Senyum kepada pendatang. Excellent service lah! :)

Kalo saya pribadi sih di Malaysia lebih suka pakai bahasa Inggris, walo kadang diajak ngomong pake bahasa Melayu. Abiz, logatnya kadang susah dicerna sich! Hehe... :P

Orang Malaysia mungkin memang tidak seramah orang Indonesia, tapi jangan digeneralisasi lah! Masih banyak orang Malaysia yang baik hati juga kok. Malah saya juga sempat ketemu dan diajak keliling kota Johor oleh salah satu penduduk asli sana yang dah lama jadi member BPI ini loh! *ternyata BackpackerIndonesia.com bukan hanya Indonesian aja* ;)

Suka 0

© backpackerindonesia.com