Trending

Tanya & Jawab

Blog

Galeri

Teman jalan

Tour & Travel

Tujuan Wisata

Pacitan Surganya Wisata Indonesia

aregoes
aregoes, pada 24 Feb. 2015, 12.29
di Blog

Pacitan, yang dikenal sebagai kota seribu gua, adalah tempat yang indah untuk dikunjungi. Saya tertarik karena teman saya mengatakan kepada saya cerita tentang surga tersembunyi di pulau Jawa. Tidak mengambil banyak waktu untuk mencapai Pacitan dari Yogyakarta. Anda hanya membutuhkan sekitar 3 jam perjalanan darat melalui Gunung Kidul, Yogya. Dengan memilih jarak ini, Anda bisa merasa seperti memasuki gerbang cakrawala baru dan menemukan pengalaman eksotis.

Pacitan terletak di bagian selatan Provinsi Jawa Timur yang berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah. Pacitan adalah tempat yang damai yang memiliki taman kota yang indah. Pacitan juga dikenal sebagai daerah bergelombang, berbukit dan bergunung. Daerah Pacitan sekitar 1.389,87 km. meskipun sebagian besar daerah tersebut merupakan daerah karst tetapi tanah cocok untuk pertanian dan perkebunan.

Pantai adalah salah satu tempat wisata terkemuka di Pacitan. Sekarang, saya Suami Teleng Ria Beach. Ini adalah pantai yang paling dekat dengan kota Pacitan. Angin bertiup dan laut biru yang indah bisa memberikan perdamaian. Teleng ria juga menyediakan fasilitas terbaik untuk para penumpang.

Nearfrom Teleng Ria, ada Pancer Pintu pantai. Ini adalah titik pertemuan sungai Grindulu dan pantai selatan. Pancer pintu memiliki perkemahan yang nyaman. Hal ini juga dikenal dengan gelombang panjang dan bergelombang nya. Di kaki bukit sebelah barat dari Teleng Ria, ada Tamperan Gung. Tamperan Gung adalah tempat terbaik bukit untuk melihat pemandangan keindahan Teluk Pacitan. Di Tamperan Gung, ada juga pelabuhan yang mengisi dengan kapal dan kapal nelayan kecil yang siap untuk menaklukkan laut.

Saya melanjutkan perjalanan saya ke pantai Srau. Srau Pantai ini terletak 25 Km dari kota Pacitan, tepatnya terletak di distrik Pringkuku. Panorama di Pringkuku mempesona saya jadi saya tidak ingin meninggalkan tempat ini segera. Sekitar 15 menit dari pantai Srau, aku bisa menemukan Pantai Watu Karung. Watu karung Pantai ini terletak 30 km dari kota Pacitan.

Keindahan pasir putih Pantai Watu Karung mengingatkan saya pada kebesaran Tuhan. Gelombang Watu karung adalah favorit surfer untuk menaklukkan tantangan alam. Perjalanan terakhir saya untuk menjelajahi pantai Pacitan adalah Klayar pantai. Klayar Pantai di Kabupaten Donorojo, terletak 35 km dari kota Pacitan. Di sini, saya terpesona oleh keindahan pantai.Saya tidak bisa berhenti pembekuan saat itu saya habiskan di sini. Namun bagian terbaik dari pantai ini adalah Seruling Samudera. Ini adalah suara peluit yang berasal dari gesekan air laut melalui celah karang.

Saya mulai menemukan gua menakjubkan di Pacitan. Pertama gua yang saya temukan adalah Goa Gong (gua gong itu). Goa Gua ini terletak 30 km dari Kota Pacitan. Stalaktit dan stalagmit yang diklaim sebagai yang paling indah di Asia Tenggara. iBecome lebih penasaran dengan gua ini karena saya mendengar tentang toko magis Empat Sendang Goa Cave.

Gua berikutnya adalah Gua Tabuhan. Tabuhan Gua ini terletak di distrik Wareng desa, Punung yang 40 km dari Kota Pacitan. iT tampaknya kita bisa mendengar irama gamelan jika kita memukul stalaktit atau stalakmit tersebut. Keunikan Tabuhan Gua stalaktit menyuarakan dan stalagmit.

Perjalanan saya tampaknya tidak lengkap tanpa mengunjungi kerajinan dan batu permata industri di kawasan Donorojo. Di sini, saya bisa menemukan banyak souvenir berkualitas tinggi dan pembuatan batik Parni dan Saji. Batik Mereka diproses oleh pewarna alami. Di Pacitan, ada Desa Purwosari yang menghasilkan seni tembikar berkualitas tinggi. Aku akan membawa beberapa souvenir dari Pacitan sebagai hadiah untuk teman-teman saya di Jakarta.

Meskipun keindahan wisata alam dan kerajinan, Pacitan juga kaya akan seni dan keragaman budaya serta orang-orang yang selalu menjaga dan melestarikan kearifan budaya lokal. Pacitan sering memegang acara nasional dan internasional, sehingga seni dan budaya bisa eksis sampai sekarang.

Setelah melakukan perjalanan obyek wisata Pacitan, sekarang saatnya untuk bersantai. Pilihan terbaik adalah Tirto Husodo mandi air hangat. Tirto Husodo adalah 15 km dari kota Pacitan, tepatnya itu adalah di Arjosari Kecamatan. Air mengandung belerang yang baik untuk kesehatan kita. Setelah mencoba untuk mendapatkan mandi di sini, aku bisa obyek wisata Pacitan lainnya segar dan siap untuk perjalanan.

Di Pacitan, saya juga bisa menemukan tempat bersejarah, seperti House of Monumen Gerilya Panglima Jenderal Sudirman. Tempat ini terletak di Sobo, pakis Desa Baru, Nawangan Kabupaten. Ini adalah 45 km dari Utara dari Pacitan Kota. Di era kolonialisme, rumah itu digunakan sebagai ia base camp Jenderal Sudirman gerilya selama 3 bulan untuk mengatur dan mengendalikan perang gerilya pada tahun 1949.

Di Pacitan, saya bisa menemukan Mr. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono residencrecord Mr. Me selama remaja. Di sini, saya bisa menemukan beberapa gambar yang merekam perjalanan Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hidup dan juga suasana damai yang tidak banyak berubah dari dulu hingga sekarang.

Objek khusus lainnya di Pacitan adalah kemajuan teknologi dan pengolahan sumber daya alam, tahu sebagai Tanaman Listrik Tenaga Uap dari Sudimoro (PLTU Sudimoro). Sistem ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat baik industri maupun rumah Pacitan.

Pacitan juga dikenal sebagai tempat kelahiran pemimpin bangsa dan penerus. Seperti kita ketahui, karakter pendidikan dan agama adalah bagian paling penting untuk mencapai masa depan yang cerah. Untuk memenuhi kebutuhan ini, banyak pesantren dibuat. Tremas dan Kikil pesantren, yang terletak di distrik Arjosari, dua dari sekolah-sekolah.

Pacitan juga memiliki tempat yang terbaik kuliner; salah satunya adalah pasar Minulya. Di sini, saya bisa menemukan berbagai makanan ringan yang lezat dan minuman segar, seperti tahu tuna. Saya biasanya bisa menemukan ini tahu tuna di taman kota.

Saya tidak perlu khawatir jika saya ingin tinggal lebih lama di Pacitan, karena ada banyak hotel dan penginapan yang givetheir layanan terbaik. Tampaknya saya masih ingin tinggal di Pacitan lebih lama lagi. Setelah menikmati beberapa obyek wisata yang indah, aku bisa merasakan bahwa Pacitan adalah benar-benar surga Jawa. Aku akan mengingat semua pengalaman orang-orang yang saya habiskan di sini, di Pacitan.


Silakan login atau mendaftar untuk mengirim komentar

aregoes
aregoes
aregoes Newbie
pd. 26 Feb. 2015, 17.09

atau silahkan mengunjungi www.sindopos.com

Suka 0

© backpackerindonesia.com