[quote=HAN'S]1.Naek bus Laju Prima/Lorena Jakarta-Jambi (-+260-290rb) 2.Dari Jambi, pake travel ke Sungai Penuh (100-150rb) trus naek angkot ke Kayu Aro (10rb) dan turun di Desa Kersik Tuo (start awal pendakian) 3.Swkt mulai pendakian, melalui jalan beraspal ke pondok R10 yang berada di ketinggian 1611 mdpl, merupakan pondok penjaga TNKS yang juga menjadi loket pendakian Gunung Kerinci (biaya pendakian adalah Rp 10rb). Untuk menuju pondok, bisa menumpang pada warga sekitar, tapi kalo jalan kaki, butuh waktu sekitar 1 jam 4.Perjlnn dilanjut ke pintu rimba yang di ketinggian 1800 mdpl. Kondisi jalan menuju pintu rimba masih berupa aspal dan melewati pekebunan. Tiba di pintu rimba, barulah akan memasuki kawasan hutan heterogen dengan kondisi track yang landai dan gak terlalu sulit untuk menuju pos pertama, yakni pos bangku panjang di ketinggian 1909 mdpl, gk jauh dari sini memasuki pos batu lumut di ketinggian 2000 mdpl dengan trek yang sama 5.mulai dg track yang agak terjal dengan kemiringan sekitar 60 derajat menuju shelter 1 (2225 mdpl), bs bermalam disini, atau kalo sanggup lanjutin perjalanan sekitar 3 km lagi dengan track yang rata-rata memiliki kemiringan 45 derajat, bisa mencapai shelter 2 (2510 mdpl) 6.Buat trusin perjalanan ke shelter 3 (3073 mdpl) ditempuh perjalanan 2 km yang memakan waktu sekitar 2 jam. Di shelter 3 ini, bisa menemukan sumber air dan tanah datar luas yang terbuka, sangat cocok untuk menjadi spot camp. Dari sini udah bisa melihat pemandangan desa kersik tuo. Rute selanjutnya adalah shelter 4 (3351 mdpl) yang bisa ditempuh dalam waktu 1 jam 7.Menuju puncak kerinci ditempuh perjalanan selama 2 jam lagi dan memasuki wilayah yang berpasir dan batu cadas. Kondisi di lokasi ini memiliki angin yang kencang dan suhu yang dingin. Jadi, walaupun gk ada larangan untuk ngecamp disini, harusnya bw tendanya yg sip/recomended!
1.Naek bus Laju Prima/Lorena Jakarta-Jambi (-+260-290rb) 2.Dari Jambi, pake travel ke Sungai Penuh (100-150rb) trus naek angkot ke Kayu Aro (10rb) dan turun di Desa Kersik Tuo (start awal pendakian) 3.Swkt mulai pendakian, melalui jalan beraspal ke pondok R10 yang berada di ketinggian 1611 mdpl, merupakan pondok penjaga TNKS yang juga menjadi loket pendakian Gunung Kerinci (biaya pendakian adalah Rp 10rb). Untuk menuju pondok, bisa menumpang pada warga sekitar, tapi kalo jalan kaki, butuh waktu sekitar 1 jam 4.Perjlnn dilanjut ke pintu rimba yang di ketinggian 1800 mdpl. Kondisi jalan menuju pintu rimba masih berupa aspal dan melewati pekebunan. Tiba di pintu rimba, barulah akan memasuki kawasan hutan heterogen dengan kondisi track yang landai dan gak terlalu sulit untuk menuju pos pertama, yakni pos bangku panjang di ketinggian 1909 mdpl, gk jauh dari sini memasuki pos batu lumut di ketinggian 2000 mdpl dengan trek yang sama 5.mulai dg track yang agak terjal dengan kemiringan sekitar 60 derajat menuju shelter 1 (2225 mdpl), bs bermalam disini, atau kalo sanggup lanjutin perjalanan sekitar 3 km lagi dengan track yang rata-rata memiliki kemiringan 45 derajat, bisa mencapai shelter 2 (2510 mdpl) 6.Buat trusin perjalanan ke shelter 3 (3073 mdpl) ditempuh perjalanan 2 km yang memakan waktu sekitar 2 jam. Di shelter 3 ini, bisa menemukan sumber air dan tanah datar luas yang terbuka, sangat cocok untuk menjadi spot camp. Dari sini udah bisa melihat pemandangan desa kersik tuo. Rute selanjutnya adalah shelter 4 (3351 mdpl) yang bisa ditempuh dalam waktu 1 jam 7.Menuju puncak kerinci ditempuh perjalanan selama 2 jam lagi dan memasuki wilayah yang berpasir dan batu cadas. Kondisi di lokasi ini memiliki angin yang kencang dan suhu yang dingin. Jadi, walaupun gk ada larangan untuk ngecamp disini, harusnya bw tendanya yg sip/recomended!
pd. 10 Maret 2015, 20.21
Niatnya sih taun ini,,lagi cari info skalian cari waktu yg pas.
Balas Suka 0pd. 10 Maret 2015, 20.18
[quote=HAN'S]1.Naek bus Laju Prima/Lorena Jakarta-Jambi (-+260-290rb)
2.Dari Jambi, pake travel ke Sungai Penuh (100-150rb) trus naek angkot ke Kayu Aro (10rb) dan turun di Desa Kersik Tuo (start awal pendakian)
3.Swkt mulai pendakian, melalui jalan beraspal ke pondok R10 yang berada di ketinggian 1611 mdpl, merupakan pondok penjaga TNKS yang juga menjadi loket pendakian Gunung Kerinci (biaya pendakian adalah Rp 10rb). Untuk menuju pondok, bisa menumpang pada warga sekitar, tapi kalo jalan kaki, butuh waktu sekitar 1 jam
4.Perjlnn dilanjut ke pintu rimba yang di ketinggian 1800 mdpl. Kondisi jalan menuju pintu rimba masih berupa aspal dan melewati pekebunan. Tiba di pintu rimba, barulah akan memasuki kawasan hutan heterogen dengan kondisi track yang landai dan gak terlalu sulit untuk menuju pos pertama, yakni pos bangku panjang di ketinggian 1909 mdpl, gk jauh dari sini memasuki pos batu lumut di ketinggian 2000 mdpl dengan trek yang sama
5.mulai dg track yang agak terjal dengan kemiringan sekitar 60 derajat menuju shelter 1 (2225 mdpl), bs bermalam disini, atau kalo sanggup lanjutin perjalanan sekitar 3 km lagi dengan track yang rata-rata memiliki kemiringan 45 derajat, bisa mencapai shelter 2 (2510 mdpl)
6.Buat trusin perjalanan ke shelter 3 (3073 mdpl) ditempuh perjalanan 2 km yang memakan waktu sekitar 2 jam. Di shelter 3 ini, bisa menemukan sumber air dan tanah datar luas yang terbuka, sangat cocok untuk menjadi spot camp. Dari sini udah bisa melihat pemandangan desa kersik tuo. Rute selanjutnya adalah shelter 4 (3351 mdpl) yang bisa ditempuh dalam waktu 1 jam
7.Menuju puncak kerinci ditempuh perjalanan selama 2 jam lagi dan memasuki wilayah yang berpasir dan batu cadas. Kondisi di lokasi ini memiliki angin yang kencang dan suhu yang dingin. Jadi, walaupun gk ada larangan untuk ngecamp disini, harusnya bw tendanya yg sip/recomended!
[/quote]
Balas Suka 0Makasih banyak bang hans infonya
pd. 4 Feb. 2015, 13.01
Rencananya kapan brooo ke Kerinci: :)
Balas Suka 0pd. 30 Jan. 2015, 7.53
Mantap nihh infonya :)
Kalo boleh tau, kira-kira estimasi biaya perjalanan dari jakarta ke kerinci PP berapa yah?
Balas Suka 0Please infonyaa :)
pd. 30 Jan. 2015, 7.52
Mantap nihh infonya :)
Kalo boleh tau, kira-kira estimasi biaya perjalanan dari jakarta ke kerinci PP berapa yah?
Balas Suka 0Please infonyaa :)
pd. 20 Jan. 2015, 14.26
mantaappppp infonya!!
Balas Suka 0pd. 30 Nov. 2014, 13.51
Pingin banget nich.,, kapan rencana ke kerincinya
Balas Suka 0pd. 12 Nov. 2014, 8.57
Mantaap bos infonya :)
Balas Suka 0pd. 12 Nov. 2014, 7.25
1.Naek bus Laju Prima/Lorena Jakarta-Jambi (-+260-290rb)
Balas Suka 02.Dari Jambi, pake travel ke Sungai Penuh (100-150rb) trus naek angkot ke Kayu Aro (10rb) dan turun di Desa Kersik Tuo (start awal pendakian)
3.Swkt mulai pendakian, melalui jalan beraspal ke pondok R10 yang berada di ketinggian 1611 mdpl, merupakan pondok penjaga TNKS yang juga menjadi loket pendakian Gunung Kerinci (biaya pendakian adalah Rp 10rb). Untuk menuju pondok, bisa menumpang pada warga sekitar, tapi kalo jalan kaki, butuh waktu sekitar 1 jam
4.Perjlnn dilanjut ke pintu rimba yang di ketinggian 1800 mdpl. Kondisi jalan menuju pintu rimba masih berupa aspal dan melewati pekebunan. Tiba di pintu rimba, barulah akan memasuki kawasan hutan heterogen dengan kondisi track yang landai dan gak terlalu sulit untuk menuju pos pertama, yakni pos bangku panjang di ketinggian 1909 mdpl, gk jauh dari sini memasuki pos batu lumut di ketinggian 2000 mdpl dengan trek yang sama
5.mulai dg track yang agak terjal dengan kemiringan sekitar 60 derajat menuju shelter 1 (2225 mdpl), bs bermalam disini, atau kalo sanggup lanjutin perjalanan sekitar 3 km lagi dengan track yang rata-rata memiliki kemiringan 45 derajat, bisa mencapai shelter 2 (2510 mdpl)
6.Buat trusin perjalanan ke shelter 3 (3073 mdpl) ditempuh perjalanan 2 km yang memakan waktu sekitar 2 jam. Di shelter 3 ini, bisa menemukan sumber air dan tanah datar luas yang terbuka, sangat cocok untuk menjadi spot camp. Dari sini udah bisa melihat pemandangan desa kersik tuo. Rute selanjutnya adalah shelter 4 (3351 mdpl) yang bisa ditempuh dalam waktu 1 jam
7.Menuju puncak kerinci ditempuh perjalanan selama 2 jam lagi dan memasuki wilayah yang berpasir dan batu cadas. Kondisi di lokasi ini memiliki angin yang kencang dan suhu yang dingin. Jadi, walaupun gk ada larangan untuk ngecamp disini, harusnya bw tendanya yg sip/recomended!